Jika engkau
memilih pisau, aku khawatir kan ada hati yang tergores bahkan terluka. Dan jika
engkau memilih rantai aku khawatir ikatan itu terlalu kuat mengalahkan syariat.
Maka pilihlah dengan bijak, menyambung atau memutuskan semua kan berakibat. Dan
ingat, penyesalan selalu berada di penghujung. Semoga engkau mampu menangkan
hikmah, jangan sampai hanya alasan memendung sebuah rasa merusak ukhuwah yang
telah ada. Bukankah dalam islam selamanya kita adalah saudara?
Ah... jika
itu membuatmu sesak, langkahmu berat. Tak perlu risau, ambilah pisau.
Renggangkan rantai yang ada, mungkin ini yang terbaik untuk engkau. Teruslah
berikhtiar. Dan jikalah rantai itu terlalu kuat mengikat dan membuatmu sesak
terbebani, maka lepaskanlah. Jadikan cambuk guna membuat kita agar tak terpuruk
atau berprasangka buruk. Tenanglah. Dan tinggalkan aku di sini, jika itu untuk
Tuhan-mu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar